Ngabuburit Seru Mencoba Fuji XT100

Sudah sering melihat hasil foto super cakep di iklan atau instagram dan kepo foto ini pakai kamera apa sih… Sudah lama mendengar ada kamera mirrorless sekeren Fujifilm XT100 ini. Saat ada kesempatan mencoba kamera ini bareng Fujifilm, Gudang Digital Jogja dan Emak Blogger Jogja langsung deh antusias ikutan walau saya terhitung jarang menggunakan kamera selain dari handphone saja.

Pada 12 Mei 2019 yang lalu terlebih dahulu saya diundang ke Fuji Film Learning Centre yang berlokasi di Jln C. Simanjuntak area Yap Square. Surprise bertemu dengan Mas Agoeng (IG @agoeng_tosol) temen lama saya yang menjadi pemateri basic photography siang itu. Ilmu basic photography ini secara garis besar membahas triangle exposure yaitu shutterspeed, aperture dan ISO.

Kelas belajar bersama Mas Agoeng.

Materi ini penting banget sebagai bekal dalam menciptakan hasil foto yang cantik. Walaupun memakai kamera super canggih, mudah, mode auto tidak ada salahnya kenal dengan ilmu ini. Saya sendiri mencoba menyeimbangkan antara shutterspeed, aperture dan ISO juga dengan tidak mudahnya.

Melihat body Fuji XT100 ini saya langsung jatuh hati terutama yang silver. Dengan design yang retro klasik, handy (pas dalam genggaman saya), ringan, dan ternyata batterenya tahan lama lho. Selama 2 jam saya coba menyalakan, battere bar belum berkurang juga. Pratisnya lagi dari kamera ini bisa juga langsung diedit sederhana.

Konektivitasnyapun handal dengan bluetooth dan wifi untuk mentransfer foto memudahkan banget dalam pekerjaan yaa..

Oh yaa, kamera ini dibandrol dengan kisaran harga 9jt (body only) hingga 11 jt yang dilengkapi lensa kit.

Fuji XT100 yang bikin jatuh hati

Beruntung sore itu Malioboro tidak terlalu terik dan tidak juga mendung. Sinar matahari khas sore hari yang cantik sebenarnya sudah jadi bekal menghasilkan foto-foto indah. Sayangnya, saya kelamaan grogi memegang kamera sebagus Fuji XT100 ini. Walaupun ada mode auto, tetapi sebagai pemula harus mencoba mode manual dan belajar exposure tingkat gelap dan terang.

Kami mengeksplore Malioboro sore itu yang disibukkan dengan berbagai persiapan menjelang waktu berbuka. Mendekati waktu berbuka kami kembali ke hotel Neo Malioboro. Sambil mendiskusikan hasil foto dan mencoba fitur transfer melalui wifi kami berbuka bersama.

Sebagian hasil foto saya menggunakan kamera Fuji XT100 sore itu…

Suasana menunggu waktu berbuka di trotoir Malioboro.

Anak muda hangout menunggu waktu berbuka.

Ikon disekitar stasiun tugu.

Pengen rasanya lebih lama memegang kamera FujiXT100 ini. Beneran bikin mupeng…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.